“Diduga ayam bumbu basah pemicu diare massal siswa“

BLORA.SAPUJAGAD.NET – Sedikitnya 195 siswa SMPN 1 Blora mengalami diare massal setelah diduga mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di sekolah pada Selasa (25/11/2025). Dua di antaranya harus dirawat intensif di Rumah Sakit DKT Blora.
Kepala SMPN 1 Blora, Ainur Rofiq, menjelaskan para siswa mulai mengeluhkan sakit perut dan diare setelah pulang dari sekolah. “Mereka makan MBG pada Selasa (25/11/2025). Setelah pulang sekolah mengalami diare,” ujarnya saat ditemui di RS DKT Blora, Rabu (26/11/2025).
Menurut data sementara pihak sekolah, jumlah siswa yang mengeluh diare mencapai lebih dari 195 orang dan masih berpotensi bertambah. “Jumlah tersebut baru sementara karena masih ada kelas yang belum melapor,” kata salah seorang guru SMPN 1 Blora, Wahyu Yuli.
Sebagian besar siswa yang terdampak menjalani pemeriksaan di RS DKT Blora. Dua siswa dirawat intensif, sementara lainnya diperbolehkan pulang setelah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis awal.
“Kemarin malam sampai tadi pagi itu sudah tiga kali berak diare. Sekarang sudah mending meski perut masih terasa sakit,” ujar seorang siswa saat ditemui di ruang perawatan.
Ayam bumbu basah
Wahyu Yuli menambahkan, menu MBG yang disajikan pada Selasa tersebut antara lain ayam dengan bumbu basah. Menu inilah yang diduga menjadi pemicu keluhan diare massal di kalangan siswa, meski penyebab pastinya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Kasus ini memunculkan sorotan terhadap pengawasan mutu dan keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di sekolah. Pihak sekolah menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang dan seluruh siswa yang terdampak mendapat penanganan kesehatan yang memadai. (RED/01)












Leave a Reply