
PATALAN, SAPUJAGAD.NET : Pemilihan Kepala Desa Patalan yang akan berlangsung pada 2027 mulai memunculkan figur-figur potensial yang siap mengabdi. Salah satu nama yang kini menjadi sorotan adalah Suroso, warga asli Dukuh Karanglegi, Desa Patalan, Kecamatan Blora Kota. Dengan rekam jejak organisasi di tingkat desa dan kepedulian tinggi terhadap warganya, Suroso menyatakan siap maju untuk memimpin desanya.
Di rumah sederhananya yang berada di Dukuh Karanglegi, Patalan, Suroso menerima awak Sapujagad.Net dengan senyum ramah. Ia bercerita tentang mimpinya untuk membawa Patalan melangkah lebih jauh.

“Saya ingin Patalan punya arah yang jelas. Kita tidak hanya bicara tentang pembangunan fisik, tapi juga membangun manusia dan mentalitasnya,” ujarnya mantap.
Visi yang Berpijak pada Kemandirian
Bagi Suroso, kesejahteraan desa tidak cukup hanya mengandalkan bantuan pemerintah. Ia percaya, kemandirian ekonomi adalah fondasi utama.
“Kita punya potensi besar di pertanian, UMKM, dan anak-anak muda kreatif. Tinggal bagaimana desa hadir untuk memfasilitasi dan membuka jalan mereka berkembang,” tuturnya.
Ia memaparkan program pemberdayaan yang akan digarap, mulai dari pelatihan keterampilan, akses modal, hingga pasar digital untuk produk lokal. Menurutnya, desa yang berdaya adalah desa yang warganya bisa berdiri di atas kaki sendiri.
Lebih Terencana
Suroso menilai, infrastruktur Patalan masih perlu banyak sentuhan. Jalan desa, saluran irigasi, talud, dan fasilitas umum menjadi prioritas perbaikan. Namun, ia menekankan, pembangunan harus dilakukan secara terukur dan partisipatif.
“Infrastruktur bukan sekadar proyek, tapi investasi jangka panjang untuk membuka akses ekonomi dan memperlancar kehidupan warga. Semua akan kita rencanakan bersama masyarakat, supaya tepat sasaran,” katanya.
Salah satu komitmen yang terus ia gaungkan adalah membangun pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
“Keterbukaan adalah kunci. Masyarakat berhak tahu setiap rupiah yang keluar dan setiap kebijakan yang diambil. Kalau warga percaya, maka mereka akan ikut menjaga dan mengawal pembangunan,” tegasnya.
Menguatkan Langkah
Dukungan dari keluarga, kerabat, dan tokoh masyarakat membuat langkah Suroso semakin mantap. Baginya, kepemimpinan adalah amanah yang tak bisa diemban setengah hati.
“Pemimpin itu bukan soal jabatan, tapi tanggung jawab. Kalau kita diberi kepercayaan, itu berarti kita harus bekerja sepenuh hati demi kepentingan bersama,” ucapnya.
Menjelang tahun 2027, Suroso mengajak seluruh warga Patalan untuk bersatu membangun desa. “Perubahan itu dimulai dari kesadaran kita sendiri. Kalau kita bergerak bersama, Patalan tidak hanya maju, tapi juga bisa menjadi contoh bagi desa lain,” pungkasnya dengan penuh keyakinan. (S. Wijayanto/01)
















Leave a Reply