KENDAL, SAPUJAGAD.NET — Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari berharap Jeguran Paseduluran Kendal Offroad Adventure menjadi sarana promosi pariwisata sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan ke-10 ini membawa misi pengadaan ambulans untuk membantu masyarakat, termasuk dalam penanganan kebencanaan.
Harapan tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiatan di kawasan hutan jati Perhutani Petak 15 Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jumat (30/10/2026).

Ratusan peserta dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta hingga Lombok mengikuti kegiatan tersebut. Selain menjajal lintasan hutan, para peserta turut berkontribusi dalam penggalangan dana ambulans.
Bupati mengapresiasi penyelenggara yang memadukan olahraga otomotif dengan misi kemanusiaan. Ia berharap kegiatan tersebut juga memperkenalkan potensi wisata Kendal kepada peserta dari berbagai daerah.
Ketua Pengurus Cabang Indonesia Offroad Federation (IOF) Kendal, Irwan Subiyantoro, mengatakan pengadaan ambulans bersumber dari penggalangan dana peserta saat pendaftaran serta dukungan sponsor.
“Ambulans ini nantinya diperuntukkan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik untuk kegiatan sosial atau penanganan kebencanaan, terutama di medan yang sulit dilalui kendaraan biasa,” ujar Irwan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi olahraga offroad, tetapi juga mempererat persaudaraan antarpeserta melalui aksi sosial.
Sementara itu, Asper BKPH Boja, Sucipta, yang hadir mewakili Administratur KPH Perhutani Kendal, menyatakan dukungan terhadap pemanfaatan kawasan hutan sebagai lintasan kegiatan. Namun, pelaksanaannya wajib mengikuti prosedur Perhutani serta menjaga kelestarian hutan dan pepohonan.

“Dari pihak panitia Jeguran Paseduluran Kendal Adventure sudah mengajukan izin dan memenuhi semua prosedur yang ada,” jelasnya.
Sucipta mengatakan dukungan Perhutani merupakan bagian dari upaya mengembangkan potensi wisata berbasis hutan yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat sekitar. Pemanfaatan tersebut harus tetap disertai tanggung jawab menjaga kawasan hutan. (01)
Sriyanto














Leave a Reply