Advertisement

Pemkab Kendal–PT Arlisco BANGUN SUMUR BOR, Perkuat KETAHANAN AIR Tambahsari

KENDAL, SAPUJAGAD.NET — Pemerintah Kabupaten Kendal berkolaborasi dengan PT Arlisco Electrika Perkasa membangun fasilitas sumur bor di Dusun Krajan, Desa Tambahsari, Kecamatan Limbangan. Program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi warga yang selama bertahun-tahun menghadapi krisis air bersih saat musim kemarau.

Pembangunan sumur bor ditandai dengan groundbreaking yang dihadiri Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, Rabu (9/9/2026).

Bupati Kendal yang akrab disapa Mbak Tika mengatakan, Dusun Krajan merupakan salah satu wilayah yang kerap mengalami kesulitan air bersih ketika musim kemarau. Karena itu, bantuan fasilitas air bersih tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami Pemerintah Kabupaten Kendal menyampaikan terima kasih kepada PT Arlisco Electrika Perkasa yang telah memberikan bantuan melalui CSR-nya sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Ini menandakan perusahaan tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap persoalan di masyarakat,” ujar Bupati.

Ia berharap keberadaan sumur bor mampu memenuhi kebutuhan air bersih harian warga, meningkatkan derajat kesehatan, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Direktur PT Arlisco Electrika Perkasa, Arif Irawanto, mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial perusahaan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurut Arif, perusahaan memutuskan menyalurkan program CSR di Desa Tambahsari setelah memperoleh informasi mengenai persoalan kekurangan air bersih yang dialami warga.

“Kami dari perusahaan memang berencana menyalurkan CSR. Setelah mendapat informasi ada kebutuhan air bersih di Desa Tambahsari, kami langsung berinisiatif merealisasikannya di sini,” katanya.

Pembangunan sumur bor ditargetkan selesai maksimal dalam dua bulan. Jika seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana, fasilitas tersebut diharapkan dapat diresmikan bertepatan dengan peringatan hari jadi Desa Tambahsari.

Langganan Kekeringan

Arif menambahkan, sebelumnya PT Arlisco Electrika Perkasa juga menyalurkan bantuan CSR untuk penanganan korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Kepala Desa Tambahsari Maryadi mengatakan fasilitas sumur bor tersebut diproyeksikan memberikan manfaat kepada sekitar 150 kepala keluarga (KK) yang tersebar di tiga rukun tetangga.

Menurut dia, kekeringan telah menjadi persoalan tahunan, terutama ketika memasuki musim kemarau. Selama ini, warga bergantung pada pasokan bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal.

“Setiap tahun, di akhir tahun atau musim kemarau, wilayah kami selalu mengalami kekeringan. Kami rutin mengajukan permohonan ke BPBD Kabupaten Kendal untuk pengiriman bantuan air bersih,” ujar Maryadi.

Ia menegaskan, air dari sumur bor nantinya akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga warga di tiga RT terdampak.

Pembangunan sumur bor tersebut diharapkan tidak hanya mengurangi ketergantungan warga terhadap distribusi air darurat, tetapi juga memperkuat ketahanan air Desa Tambahsari menghadapi musim kemarau pada tahun-tahun mendatang.

SRIYANTO

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *