Forkompimcam Kawal Target dan Keselamatan Proyek
CEPU, SAPUJAGAD.NET — Penyiapan lahan Sekolah Rakyat di Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, terus dikebut. Memasuki hampir satu bulan pelaksanaan, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Cepu turun langsung memonitor progres pengurukan lahan dan pembangunan akses jalan, Sabtu (5/9/2026).
Monitoring dilakukan Camat Cepu Rajiman bersama Kapolsek Cepu AKP Edy Santosa dan Danramil Cepu. Mereka mengecek sejumlah titik pekerjaan yang dilaksanakan penyedia jasa CV Sejahtera Tehnik, termasuk progres penimbunan serta persiapan pengecoran akses menuju lokasi Sekolah Rakyat.
Camat Cepu Rajiman menegaskan, monitoring dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan target waktu yang telah ditentukan.
“Alhamdulillah pagi ini bersama Forkompimcam kami memonitor kegiatan penimbunan lokasi Sekolah Rakyat. Kami juga melihat akses jalan yang saat ini sedang dipersiapkan untuk pengecoran,” kata Rajiman.
Menurut dia, percepatan pekerjaan menjadi penting karena kesiapan lahan merupakan tahapan awal sebelum pembangunan fisik Sekolah Rakyat dilaksanakan oleh pemerintah pusat.
“Lahan harus siap ketika pembangunan dari pusat dimulai. Jangan sampai pekerjaan utama tertunda karena pekerjaan penyiapan lokasi belum selesai,” tegasnya.
Rajiman meminta penyedia jasa meningkatkan progres pengurukan pada area yang nantinya digunakan sebagai lokasi bangunan Sekolah Rakyat. Lahan tersebut merupakan tanah bengkok Kelurahan Balun yang dipersiapkan untuk mendukung program pendidikan tersebut.
“Kami meminta penyedia segera mempercepat pengerjaan urukan. Fokusnya adalah memastikan lahan benar-benar siap sehingga pembangunan dari pemerintah pusat dapat berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan,” ujarnya.
Menurut Rajiman, pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek konstruksi, tetapi bagian dari investasi jangka panjang dalam peningkatan akses pendidikan.
“Yang sedang disiapkan bukan hanya tanah untuk bangunan, tetapi ruang bagi masa depan anak-anak. Karena itu, kualitas pekerjaan dan ketepatan waktunya harus sama-sama dijaga,” katanya.
Aspek Keselamatan
Sementara itu, Kapolsek Cepu AKP Edy Santosa menyoroti aspek keselamatan selama pelaksanaan proyek, khususnya aktivitas kendaraan berat pengangkut material yang keluar-masuk lokasi.
Dalam pengecekan tersebut, pihak kepolisian turut memastikan keberadaan dan fungsi petugas pengatur lalu lintas atau flagman di sekitar akses proyek.
“Kami sebagai unsur kamtibmas lebih fokus mengingatkan penyedia jasa agar memperhatikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama ketika kendaraan pengangkut material keluar-masuk lokasi proyek,” kata Edy.
Ia mengingatkan bahwa kawasan Cepu memiliki arus lalu lintas cukup padat, terutama pada pagi dan sore hari. Karena itu, aktivitas kendaraan proyek harus dikelola secara disiplin agar tidak menimbulkan gangguan maupun risiko kecelakaan.
“Kecepatan pembangunan penting, tetapi keselamatan masyarakat tidak boleh dikorbankan. Proyek harus berjalan cepat, tertib, dan tetap aman bagi pengguna jalan,” tegasnya.
Edy juga meminta penyedia jasa terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di lapangan, baik Bhabinkamtibmas maupun personel Polsek Cepu, apabila muncul persoalan selama proses pengerjaan.
“Fokus kami pada kendaraan yang keluar-masuk proyek. Penyedia kami minta selalu berkoordinasi dengan anggota di lapangan dan segera melaporkan apabila terjadi permasalahan,” ujarnya.
Forkompimcam Cepu berharap seluruh pekerjaan penyiapan lahan Sekolah Rakyat dapat diselesaikan sesuai jadwal, tanpa kendala teknis maupun gangguan keamanan.
“Targetnya bukan sekadar proyek selesai. Yang lebih penting, pembangunan berjalan tertib, aman, tepat waktu, dan nantinya benar-benar memberi manfaat pendidikan bagi masyarakat,” pungkasnya. (@maston/01)














Leave a Reply