Advertisement

JEJAK HANGAT di Ngawen, LANGKAH BARU AKP Lilik Eko Sukaryono

NGAWEN, SAPUJAGAD.NET : Hujan boleh menghapus jejak langkah di tanah, tetapi tidak selalu mampu menghapus jejak pengabdian di hati masyarakat. Dari Ngawen, AKP Lilik Eko Sukaryono, S.H., M.H., meninggalkan cerita tentang seorang Bhayangkara yang tidak hanya hadir ketika keamanan membutuhkan ketegasan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan kedekatan, pembinaan, dan keteladanan.
AKP Lilik bersama Sri Lestari isteri dan cucu tercinta Raline Viola Keirane

Sejak Jumat, 21 Agustus 2026, AKP Lilik resmi mengemban amanah baru sebagai Kasat Samapta Polres Blora. Seragam cokelat yang selama ini akrab menyapa masyarakat Ngawen kini membawanya menuju ruang pengabdian yang lebih luas: menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Kabupaten Blora.

Selama menjabat Kapolsek Ngawen, AKP Lilik tidak hanya berkutat dengan laporan kepolisian, patroli, pengamanan kegiatan masyarakat, ataupun penyelesaian berbagai persoalan keamanan.

Ia berusaha membangun sesuatu yang dapat tetap hidup meski suatu hari dirinya tidak lagi bertugas di Ngawen.

Salah satunya melalui Sekolah Bola Voli LIKOR 25. Wadah pembinaan olahraga tersebut menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda Ngawen untuk mengembangkan bakat sekaligus belajar disiplin, kerja sama, sportivitas, dan tanggung jawab.

Bagi AKP Lilik, menjaga generasi muda tidak selalu harus dilakukan melalui penegakan hukum. Lapangan olahraga pun dapat menjadi benteng sosial untuk menjauhkan mereka dari kenakalan dan berbagai aktivitas negatif.

Jejak lainnya berdiri di lingkungan Polsek Ngawen: mushola yang dibangun sebagai ruang ibadah sekaligus penguatan spiritual bagi anggota.

Di tengah pekerjaan kepolisian yang sarat tekanan dan risiko, pembangunan tempat ibadah itu membawa pesan sederhana: profesionalitas perlu berjalan bersama integritas dan kekuatan moral.

Diuji di Pengujung Pengabdian

Menjadi polisi tentu tidak hanya berisi cerita tentang kebersamaan. Ada saat ketika ketegasan harus mengambil tempat.

AKP Lilik bersama Bupati Blora Arief Rohman dan Camat Ngawen Muh Zaenuri dalam acara pawa Karnaval Ngawen, Senin (24/8/2026)

Penghujung masa tugas AKP Lilik di Ngawen sempat diwarnai dinamika keamanan saat terjadi kericuhan dalam kegiatan karnaval masyarakat di Desa Randualas. Situasi tersebut menjadi salah satu ujian terakhirnya sebagai Kapolsek Ngawen.

Menjaga Harkamtibmas, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, memang menuntut keputusan cepat ketika situasi di lapangan berubah.

Namun satu peristiwa tidak menghapus perjalanan panjang pengabdian.

Selama bertugas, komunikasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, tokoh masyarakat hingga warga menjadi bagian penting dalam menjaga Ngawen tetap kondusif. Kebersamaannya dengan Bupati Blora Arief Rohman dan jajaran Forkopimcam dalam sejumlah dinamika masyarakat menggambarkan bahwa keamanan tidak dapat dikerjakan sendirian.

Dari Ngawen untuk Blora

Kini wilayah tugasnya berubah.

Jika sebelumnya tanggung jawab itu berpusat di Kecamatan Ngawen, sebagai Kasat Samapta Polres Blora medan pengabdiannya membentang lebih luas. Tugas preventif, patroli, pengamanan kegiatan masyarakat hingga pengendalian massa menjadi bagian dari tanggung jawab yang menantinya.

Ada babak baru yang harus ditulis.

Namun Ngawen telah menjadi salah satu halaman penting dalam perjalanan karier AKP Lilik Eko Sukaryono.

Ia datang sebagai Kapolsek, bekerja bersama masyarakat, kemudian pergi meninggalkan sekolah bola voli, tempat ibadah, kebersamaan, dan kenangan tentang pendekatan kepolisian yang mencoba mempertemukan ketegasan dengan sisi kemanusiaan.

Hujan suatu hari mungkin membasahi Ngawen dan menghapus bekas sepatu di halaman Polsek. Tetapi pengabdian memiliki cara berbeda untuk meninggalkan jejak.

Ia tinggal dalam sesuatu yang dibangun, dalam generasi yang dibina, dan dalam ingatan masyarakat yang pernah berjalan bersama.

Selamat mengemban amanah baru, Ndan Lilik Eko Sukaryono. Dari Ngawen, langkah pengabdian itu kini bergerak lebih jauh untuk Blora. (@bambang sartono/01)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *