
TUNJUNGAN, SAPUJAGAD.NET : Di balik suksesnya penyelenggaraan Forkopimcam Tunjungan Cup II 2025, ada sosok yang berdiri teguh di garis koordinasi: Aipda Pol Joko Purwanto, atau yang akrab disapa Joko Voli. Sebagai koordinator turnamen, ia tidak hanya mengatur jalannya pertandingan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan rapi, sportif, dan penuh semangat kebersamaan.
Turnamen bola voli ini digelar untuk menyemarakkan HUT ke-80 Republik Indonesia, mempertemukan 16 tim terbaik dari 15 desa dan satu tim Korwil Bidik Kecamatan Tunjungan. Tujuannya jelas: menjadi sarana silaturahmi, sekaligus wadah pembinaan bibit atlet lokal agar kelak mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.

“Dari awal, saya sudah melihat potensi pemain lokal di Tunjungan yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita memberi ruang, dukungan, dan ajang yang tepat untuk mereka berkembang,” ujarnya.
Dari WIRAPATI ke Lapangan Koordinasi
Lahir di Grobogan pada tahun 1984, Joko telah mengenal bola voli sejak 1997. Kecintaannya pada olahraga ini membawanya memperkuat tim WIRAPATI di bawah asuhan SMK Pembnas Purwodadi Grobogan pada periode 2000–2003. Pengalaman sebagai pemain membuatnya memahami betul dinamika di lapangan, baik dari sisi strategi maupun pembinaan mental.
Sejak Desember 2018, Joko bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Tunjungan di Polsek Tunjungan. Perannya di kepolisian yang lekat dengan pembinaan masyarakat membuatnya akrab dengan warga dan mampu menggerakkan berbagai kegiatan, termasuk turnamen olahraga.
Antusiasme dan Harapan
Turnamen tahun ini mencatat antusiasme penonton yang luar biasa. Lapangan selalu dipadati warga yang memberikan dukungan penuh untuk tim desa mereka. Bagi Joko, ini bukan sekadar pertandingan, melainkan momentum menghidupkan kembali gairah voli di desa-desa.
“Kami berharap pemerintah desa bisa terus memperhatikan dan menunjang bakat pemain muda. Kalau tiap tahun ada pembinaan yang serius, kita akan punya banyak pemain unggulan yang siap naik ke papan atas,” ung suami Frida Kurnia S.Kom
Sukses koordinasi Forkopimcam Tunjungan Cup II 2025 membuat banyak pihak berharap turnamen ini bisa digelar rutin, bahkan lebih dari sekali dalam setahun. Joko sendiri optimis, dengan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak kepolisian, Tunjungan bisa menjadi salah satu lumbung atlet voli berprestasi di Blora.
“Olahraga bukan cuma soal menang dan kalah, tapi juga membangun mental, persaudaraan, dan semangat gotong royong. Itu yang ingin kita wariskan untuk generasi muda,” tegas bapak empat anak ini.
Dengan pengalaman panjang, dedikasi tinggi, dan semangat membina, Joko Purwanto yang juga anggota Bhabinkamtibmas Tunjungan sejak th 2018 telah membuktikan bahwa koordinasi yang baik dapat melahirkan turnamen yang tak hanya meriah, tetapi juga meninggalkan jejak pembinaan yang berkelanjutan. ( Red/@bangsar25)
















Leave a Reply