
TUNJUNGAN, SAPUJAGAD.NET – Sukses penyelenggaraan Turnamen Bola Voli Forkopimcam Tunjungan Cup II 2025 yang berlangsung meriah sejak babak penyisihan hingga semifinal tak lepas dari peran sentral Kapolsek Tunjungan AKP Subiyono. Dengan semangat tinggi, ia mampu mengorkestrasi kolaborasi Forkopimcam, pemerintah desa, panitia, dan masyarakat, sehingga ajang olahraga tahunan ini bisa digelar, berjalan lancar, aman, dan penuh antusiasme.
Turnamen yang diikuti 16 tim terbaik dari 15 desa plus satu tim Korwil Bidik Kecamatan Tunjungan ini menjadi magnet warga. Setiap pertandingan, ratusan penonton memadati lapangan, menciptakan suasana hangat sekaligus kompetitif di tengah perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

“Alhamdulillah dari awal semifinal sampai nanti malam babak final, pertandingan berjalan aman dan kondusif. Tidak ada permasalahan yang mengganggu jalannya turnamen. Penonton banyak, suasananya meriah,” ungkap AKP Subiyono.
Siapkan ke Ajang Tingkat Kabupaten
Kesuksesan ini membuat AKP Subiyono sudah membayangkan langkah lebih besar. Ia berencana membentuk tim Kecamatan Tunjungan untuk mengikuti kompetisi bergengsi, seperti Turnamen Voli Antar-Kecamatan di Hari Jadi Blora dan Kapolres Cup mendatang.

“Kita sudah punya gambaran, pemain-pemain yang tampil di turnamen ini banyak yang punya skill mumpuni. Ke depan, mereka bisa kita satukan menjadi tim kuat yang membawa nama Kecamatan Tunjungan,” ujarnya dengan optimis.

Bahkan, ia menambahkan kemungkinan untuk mengikuti turnamen voli antar kecamatan di GOR Mustika Blora pada November atau Desember. Menurutnya, pengalaman dari Forkopimcam Cup II ini menjadi modal penting untuk bersaing di level kabupaten.
Perbaikan dan Penertiban Parkir
Meski secara umum berjalan sukses, AKP Subiyono tak menutup mata pada catatan perbaikan. Salah satunya adalah persoalan parkir yang kurang tertib di sekitar lokasi pertandingan. Hal ini, katanya, akan segera diantisipasi khususnya untuk partai final malam ini.

“Memang belum terkoordinasi dengan pemuda setempat untuk mengelola parkir. Untuk final nanti insya Allah kita tempatkan anggota di jalan agar arus lalu lintas lancar dan tertib,” jelasnya.
Bagi AKP Subiyono, turnamen voli tidak hanya sekadar hiburan perayaan HUT RI, tetapi juga investasi jangka panjang untuk pembinaan atlet lokal. Ia melihat potensi besar jika pembinaan dilakukan serius dan berkelanjutan.
“Kalau ke depan pemain tidak lagi terikat perangkat desa, mungkin bisa bon pemain dari seluruh Kabupaten Blora. Yang jelas, kita siap membentuk tim kecamatan yang solid dan bisa berprestasi,” tegasnya. (Red/bangsar@25)















Leave a Reply